Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Susanto menyatakan, hingga saat ini belum ada pengajuan izin terbang dari VietJet kepada pihaknya.
"Apply (mengajukan) saja belum," ujar Agus singkat, di Jakarta, Minggu (9/4/2017).
Sementara itu, Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agoes Soebagio mengungkapkan apa yang diinginkan VietJet untuk terbang ke Indonesi masih hanya sebatas rencana.
"VietJet sampai sekarang belum mengirimkan permohonan izin secara resmi ke Kementerian Perhubungan. Jadi itu baru keinginan mereka saja," kata Agoes saat berbincang dengan Liputan6.com pada 7 April 2017.
Agoes mengaku tidak terlalu memikirkan kepada gaya pramugarinya yang memakai bikini saat di kabin pesawat. Sebagai otoritas penerbangan, pihaknya fokus pada prosedur keselamatan dan kemanan penerbangan sebuah maskapai.
Pramugari berbikini ini tidak ada di semua penerbangan, mereka hanya sebagai bonus pada rute tertentu.
Kementerian Perhubungan tidak melarang maskapai asing untuk menerbangi kota-kota di Indonesia. Yang penting, semua maskapai harus memnuhi persyaratan yang sudah diwajibkan oleh Ditjen Perhubungan Udara.
"Kalau ditanya waktunya dari mulai mengajukan izin sampai akhir terbang, ya tergantung syaratnya bisa dipenuhi atau tidak, kalau bisa dan cepat, ya kita juga cepat keluarkan izinnya," ujar Agoes.





No comments:
Post a Comment