Friday, October 20, 2017
Emisi Karbon Meningkat, Bumi Bakal Kiamat 83 Tahun Lagi?
JAKARTA - Tak ada yang bisa menebak kapan kiamat
tiba. Namun, Daniel Rothman, seorang profesor dari Massachusetts
Institute of Technology Amerika Serikat, justru memprediksi jika hari
kiamat akan tiba 83 tahun lagi, tepatnya pada 2100.
Ia mengaku menggunakan formula matematis untuk menghitung berapa lama lagi Bumi akan berakhir. Prediksi ilmiahnya juga dipublikasikan di jurnal Science Advances.
Rothman mengungkap, alasan utama Bumi akan "mati" antara lain karena
meningkatnya jumlah karbon dioksida. Pada 2100 nanti, jumlah karbon akan
berkisar 310 gigaton dan akan mengendap di lautan.
"Saat itu, karbon dioksida akan larut ke dalam laut. Ini berbahaya
dan bisa mengancam umat manusia serta Bumi," kata Rothman sebagaimana
dikutip Daily Mail, Jumat (20/10/2017).
Rothman mengaku, emisi karbon dioksida memang sudah terus meningkat
sejak abad ke-19. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah ancaman
tersebut akan benar-benar mengakibatkan kepunahan massal atau tidak.
Bencana Skala Besar
"Ini
bukan seperti bencana yang akan terjadi besok, atau lusa, atau tahun
depan. Ini adalah bencana skala besar. Siklus karbon dioksida meningkat
pada tahap yang tak lagi stabil," ia menerangkan.
Seperti dijelaskan Rothman, umat manusia telah mengeluarkan 1.540 miliar ton karbon dioksida sejak era revolusi industri.
Jika dikaji, jumlah tersebut setara dengan pembakaran batu bara untuk
membentuk sebuah menara dengan luas 72 kaki dan bentang sebesar 240.000
mil dari Bumi ke Bulan.
"Bila nanti jumlah karbon dioksida telah melewati batas yang saya
hitung, otomatis nanti akan memberikan dampak pada lingkungan yang tak
stabil. Kepunahan massal akan terjadi. Manusia, hewan, tumbuhan, dan
semua makhluk hidup bisa terancam," pungkasnya.
Tags
# sains
About Dobrak Mimpi
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates.
sains
Labels:
sains
Location:
Indonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






No comments:
Post a Comment