Breaking

shioular

Saturday, October 28, 2017

Twitter Akui Salah Hitung Jumlah Pengguna sejak 2014

JAKARTA - Twitter mengakui telah melakukan kesalahan dalam menghitung jumlah pengguna aktifnya sejak 2014. Kesalahan hitung bisa terjadi karena Twitter ikut menghitung kembali pengguna yang menggunakan aplikasi pihak ketiga, seperti Hootsuit, TwitPane, dan TweetCaster sebagai bagian dari total keseluruhan pengguna aktif.

Setelah dikoreksi, total pengguna aktif sebenarnya mencapai 326 juta, turun dua juta dari klaim angka sebelumnya, yakni 328 juta. Jumlah pengguna aktif tersebut berlaku untuk kuartal-II tahun ini.

Di kuartal-III sendiri, Twitter mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktifnya telah menyentuh angka 330 juta.

Meskipun sempat terjadi kesalahan, Twitter mengaku jumlah pengguna aktif harian tetap meningkat. Twitter pun optimis meraup untung di kuarter terakhir tahun ini.

Dikutip dari New York Daily News, Sabtu (28/10/2017), Twitter mengatakan jumlah pengguna aktif harian meningkat 14 persen dari tahun sebelumnya.

Twitter mengaku senang dengan kemajuan mereka saat ini yang membuat pengguna lama platform ini kembali mengaktifkan Twitter untuk bermedia sosial sehari-hari.

Twitter mencatatkan pendapatan sebesar 590 juta dollar AS atau sekitar Rp 8 triliun. Dari pendapatan tersebut, Twitter mengalami kerugian 21,1 juta dollar AS atau sekitar Rp 287 miliar.

Meski masih mengalami kerugian, jumlah tersebut turun drastis dari tahun lalu. Pada kuartal yang sama tahun 2016 lalu, Twitter mengalami kerugian sebesar 102,9 juta dollar AS. Itu artinya, Twitter sudah mulai menemukan kembali cara untuk memperbesar keuntungan.

No comments:

Post a Comment

LightBlog